Dulu..
Lama sekali..
Aku ingin..
Segala yang ada dalam jiwaku jatuh dan hancur lebur diatas kertas..
Tanpa harus tahu bagaimana cara menyatukan bongkahan2 itu..
Namun detik ini juga..
Aku ingin melukis takdir diatas langit..
Membuatnya abadi selamanya menghuni bintang-bintang..
Menjadi fajar diwaktu pagi dan Mega merah di sore hari..
Namun hatiku getir..
Tubuhku menggigil..
Seakan ada harap yang terpenjara oleh jarak..
Diam.. menepi di ujung rimba.. sendiri.. ketakutan..
Namun..
Aku percaya..
Ada kau disana..
Yang sesekali doa2 bertemu di bintang yang sama..
Yang sesekali bait2 cinta berlabuh di dermaga yang sama..
Sudikah kau menemaniku merakit ulang puing2 kalimat yang sudah hancur menjadi huruf-huruf..
Hingga jiwaku dan jiwamu menjadi satu dalam cinta..
#nulisTerus

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih telah memberikan komentar!
Akan kami tanggapi komentar anda dalam waktu dekat.