Cahaya itu sedang tersenyum..
Menyambut esok pagi yang dibawa matahari..
Menepis asa menyambut cita dan cinta..
Riang gembira semerbak disisi senyumnya..
Harap senantiasa berteriak mendukungnya..
Bahagia mengalir dari pelupuk matanya..
Tuhan..
Aku tahu..
Racikan kata-kata pahit dan manis telah menerjang lidahnya..
Batu kerikil dari lereng hingga ke ujung jalan telah menyiksa kakinya..
Tapi lidah dan kakinya tak pernah berontak dibawah kepasrahannya..
Tuhan..
Aku titipkan kalimat-kalimat itu kepada langit..
Agar lekas sampai pada arasy-Mu..
Agar senyumnya tak lagi pudar..
Aku bisikkan mantra-mantra kepada angin..
Agar ia damai riang dalam hati..
Agar senyumnya abadi di bibirnya..
Kini..
Cahaya itu tersenyum..
Malam telah berlalu..
Sambutlah cahaya di ufuk timur..
Tersenyumlah..
Untukmu, Cahaya..
Aku ucapkan.. "Selamat ulang Tahun"..
Aku rindu terangmu..
*Mabruk Alfa Mabruk 'Alaiki yaa Habibatii*

Indah
BalasHapusAlhamdulillah...
HapusSelamat membaca...🙏
Siap Dokter ☺
BalasHapusWkwk.. dokter..
BalasHapusJangan lupa, like, komen & share, ya😊